Tips Berkendara Saat Hujan Agar Selamat

Faktor keselamatan haruslah menjadi salah satu yang utama dalam berkendara. Berkendara saat hujan, saat padat lalu lintas serta kondisi-kondisi lain yang mungkin dihadapi pengendara perlu diketahui agar faktor keselamatannya dapat dipahami. Lantas saat musim hujan seperti ini bagaimana tips berkendaraa saat hujan menggunakan mobil?

PT Global Transport adalah usaha yang menyewakan truk dan mobil niaga. Terdapat juga layanan sewa mobil wisata untuk area tertentu. Kali ini tim redaksi PT Global Transport ingin mencoba mengulas seputar tips berkendara saat hujan agar tetap aman dan selamat. Simak di bawah ini.

Tips Berkendara Saat Hujan

Berkendara saat kondisi hujan yang mengakibatkan jalan menjadi basah dan lebih licin dapat menjadi resiko bagi keselamatan. Namun normalnya jalanan sudah dirancang untuk mencegah terjadinya kecelakaan. Meskipun begitu, ketahui tips berkendara saat hujan agar terhindar dari kecelakaan berikut ini.

1. Periksa Kondisi Mobil

Tips berkendara saat hujan yang pertama menurut tim redaksi PT Global Transport adalah pastikan kondisi mobil dalam keadaan baik. Terutama pada bagian-bagian yang terdampak saat basah terkena hujan atau terendam air ketika mobil dikendarai. Biasanya bagian listrik dan saluran udara pada mobil.

Apabila bagian yang beresiko tersebut rusak akibat hujan atau terendam air, kendaraan bahkan bisa menjadi mogok. Selain itu kondisi cuaca yang sering hujan dan mengakibatkan dinginnya temperatur lingkungan juga mengakibatkan beberapa bagian dapat berubah misalnya tekanan angin pada ban, kendornya baut dan sebagainya. Semua hal tersebut perlu diperiksa untuk memastikan keamanan berkendaraa saat hujan.

Berkendara Saat Hujan, sumber Liputan6

Berkendara Saat Hujan, sumber Liputan6

2. Atur Kecepatan Berkendara

Jika biasanya saat cuaca cerah dan kondisi lingkungan relatif kering kita berkendara dengan kecepatan yang agak tinggi, namun perlu dipertimbangkan apabila berkendara saat hujan. Kondisi lembap bahkan jalanan yang licin dapat mengakibatkan hal tidak terduga misalnya slip ketika rem mendadak. Karena itu, aturlah kecepatan berkendara.

Biasanya cepat atau lambatnya berkendara juga dipengaruhi oleh keperluan. Apabila sudah telat untuk menghadiri agenda harian, maka kita akan terdorong untuk berkendara lebih cepat agar tidak terlambat. Karena itu, perlu dipastikan terlebih dahulu agenda kita dan asumsikan bahwa kemungkinan akan terjadi hujan. Sehingga kita dapat berkendara lebih santai dan aman apabila hujan turun.

3. Hidupkan Lampu

Hujan yang membasahi kaca mobil pada bagian kemudi bisa dikatakan sama halnya dengan kondisi gelap di malam hari. Namun memang menghidupkan lampu kendaraan ini selalu disarankan meskipun saat berkendaraan pada cuaca yang cerah sekalipun. Apalagi saat hujan, maka menghidupkan lampu kendaraan sangat disarankan untuk keselamatan.

Bukan hanya itu, lampu jarak jauh juga dapat digunakan untuk memberikan penanda di sekitar kendaraan apabila diperlukan. Jadi setelah menjaga jarak, pastikan lampu kendaraan Anda dalam kondisi baik untuk digunakan saat berkendara ketika hujan.

4. Waspada Jalan yang Tergenang Air

Saat berkendara, perhatian utama pengemudi adalah jalur berkendara. Namun kondisi jalur berkendara saat hujan berbeda dengan saat cuaca cerah dan jalanan dalam kondisi kering. Apa perbedaannya?

Mengatur Kecepatan, sumber Honda Trio

Mengatur Kecepatan, sumber Honda Trio

Saat hujan lebat atau kondisi setelah hujan, sangat mungkin terdapat banyak genangan air dimana-mana. Genangan air di jalan atau jalur berkendara ini perlu dicurigai karena biasanya genangan air merupakan tanda bahwa jalanan berlubang. Mobil yang melewati kendaraan berlubang akan beresiko meskipun tidak harus sampai membahayakan nyawa.

Resiko melewati jalan berlubang ini akan lebih besar lagi apabila kondisi lubang yang besar atau jalanan rapuh namun tidak tampak akibat genangan air. Memang bayangan seperti ini bisa dikatakan berlebihan, namun dapat membuat kita lebih waspada dalam berkendara saat kondisi sedang hujan.

5. Jaga Jarak dengan Kendaraan Lain

Sebagaimana yang diketahui, memang saat berkendara meskipun padat kita perlu menjaga jarak. Hal ini akan menjadi keharusan apabila dalam kondisi jalanan basah karena hujan. Ada kemungkinan meskipun bisa mengerem namun ban mobil slip karena licin. Sehingga perlu ada pengaturan timing saat mengerem. Jika menjaga jarak yang cukup maka timingnya akan lebih pas.

6. Kurangi Berkendara di Kala Hujan

Salah satu cara ampuh untuk menghindari kecelakaan adalah dengan cara tidak berkendara saat tidak diperlukan. Bisa saja keperluan kita tidak terlalu membutuhkan kendaraan mobil untuk mencapainya. Sehingga berjalan kaki menggunakan payung saat hujan saja cukup.

Selain itu, menggunakan transportasi umum juga bisa menjadi pilihan yang pas. Jika berwisata, Anda bisa menggunakan jasa mobil wisata. Untuk pindah rumah Anda bisa sewa truk box karena sudah sekalian dengan pengemudinya. Walhasil, Anda tidak harus berkendara dan dapat terlindungi dari kecelakaan.

Sewa Truk Jogja, sumber Global Transport

Sewa Truk Jogja, sumber Global Transport

7. Pastikan Lokasi Tujuan

Tips berkendara selanjutnya di tengah kondisi hujan agar terhindari dari resiko kecelakaan adalah memastikan lokasi tujuan. Jiak sudah mengerti lokasi yang akan dituju, maka berpeluang juga untuk mengerti rute kendaraan. Dengan mengerti rute yang akan dilewati, gangguan berkendara saat hujan akan dapat dihindari.

Mengetahui rute perjalanan setelah memastikan lokasi tujuan juga dapat memberikan informasi tentang kondisi jalanan apakah terdapat kerusakan, sempit dan padat lalu lintas. Jalan yang rusak, kondisi sempit serta lalu lintas yang padat akan menambah beban perjalanan berkendara mobil saat hujan. Sehingga, ketahuilah lokasi tujuan Anda.

Itu dia beberapa tips berkendaraan saat hujan yang bisa dipraktikkan agar dapat selamat ketika mengemudi mobil. Semoga ulasan ini bisa bermanfaat atau sekedar memberikan informasi tambahan bagi Anda. Simak terus berbagai artikel lain seperti ulasan seputar kendaraan berat di situs PT Global Tranport Jogja.